UMI Bakal Menurunkan 2000 Mahasiswanya KKN

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Bulan Januari 2018, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar akan menurunkan kurang lebih 2000 mahasiswanya melaksanakan KKN di Sulsel.

Ada tiga model KKN yang akan dilaksanakan mahasiswa UMI yaitu KKN profesi, KKN reguler dan KKN tematik/ PPMD, hal ini dilaporkan Ketua LPMD UMI Prof Dr H Salim Basalamah SE MSi pada pembukaan pelatihan supervisi Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMI Angkatan 59 tahun 2018 di aula LPMD Menara UMI, lt. 3 Rabu (3/1/2018).

Hadir Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA, Sekretaris LPMD UMI Drs H Abd Rauf Assagaf M.Pd, Kapus Desa Binaan Dr Ir Hj Netty Said MS, Ketua LPMD Hj Asni SE Guru besar fak.Ekonomi UMI menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan seorang dosen yang menjadi supervisi.

Sementara itu Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA mengatakan Pelatihan ini sangat penting bagi seorang dosen yang akan menjadi pembimbing mahasiswa KKN, karena dengan pelatihan ini akan mendapatkan gambaran apa tugas dan fungsi seorang supervisi sebelum melaksanakan tugas pembimbingan di lokasi KKN.

Masrurah yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Sulsel ini berharap agar peserta pelatihan dapat melaksankan tugas dengan baik, efektif, terarah dan ikhlas dalam membimbing mahasiswa yang melaksanakan KKN, sehingga dapat memberi manfaat, bukan hanya bagi mahasiswa itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat.

“Khusus bagi dosen, ini merupakan tugas pengabdian pada masyarakat. Pelaksanaan KKN pada bulan Januari 2018 tentu peran supervisi lebih besar dalam membimbing dan mengawal serta mengontrol aktivitas mahasiswa,” ujarnya.

Saat ini Sulsel akan menghadapi pesta demokrasi pilkada di tahun yang sama untuk itu saya berharap mahasiswa UMI tidak masuk area politik praktis tapi lebih ditekankan melaksanakan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan bukan aktivitas politik.

“Saya berharap Supervisi KKN UMI terlibat langsung dalam memberikan bimbingan atau pendampingan bagi mahasiswa KKN, sekaligus membantu mahasiswa dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di lokasi KKN,” ujarnya.

Sementara itu sekretaris LPMD UMI Drs H Abd Rauf Assagaf M Pd menambahkan bahwa peserta yang berjumlah 45 orang terdiri atas wanita 25 orang dan laki-laki 20 orang akan menerima materi, antara lain Akhlak dan Peran Dosen Pembimbingh KKN, Penerapan Model KKN UMI.

“Misi ini sebenarnya adalah membangun kemitraan melalui Kegiatan KKN, serta Metodologi Penyelenggaraan KKN UMI,” jelasnya. (**)