Pesan Wapres JK untuk Mahasiswa, Jangan Hanya Buru Ijazah!

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla berpesan kepada mahasiswa di Makassar jangan sekedar memburu ijazah.

Hal ini disampaikan orang nomor dua di Indonesia ini di depan para mahasiswa Universitas Fajar (Unifa) , saat menghadiri penandatanganan prasasti gedung baru Unifa Jumat 26 Januari 2018.

Prasasti peresmian bangunan berlantai sembilan tersebut ditandatangani langsung Wakil Presiden (Wapres) Yusuf Kalla (JK) didampingi Chaiman Fajar Group HM Alwi Hamu.

Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi bukti meningkatkan upaya dan mutu pendidikan. JK menaruh harapan besar kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

“Harapan saya mahasiswa bercita-cita besar, bukan asal cita-cita, tapi harus fokus,” harap JK dalam sambutannya.

Menurutnya, kampus atau universitas berbeda dengan museum. Kampus bertujuan sebagai penentu atau untuk melihat masa depan.

Sedangkan musuem sebagai pengingat masa lalu. Jadi, mahasiswa harus fokus dalam menentukan masa depannya.

Sementara itu, M Alwi Hamu menuturkan, gedung pertama yang berdiri di kampus Unifa merupakan gedung percetakan Fajar. Gedung percetakan itu diresmikan 26 Januari pada 25 tahun silam atau 1993.

“26 Januari ini bersejarah,” ujarnya.

Alwi Hamu pun sering menghimbau civitas Unifa untuk melaksanakan kewajibannya. Kewajiban untuk turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Melihat pendidikan harus ke depan, bukan hanya sekarang. Karena ke depan kita akan hadapi dunia tanpa batas,” tandas Alwi.

Sedangkan, Rektor Unifa Makassar, Prof Sadly Abd Djabar menekankan aspek mutu. Alasannya, dunia pendidikan menghadapi tantangan yang besar ke depan.

Menurutnya, mutu tidak hanya dipandang dari sisi output atau keluaran saja. Namun, harus memprioritasi mutu dari segi proses.

“Mutu dari sisi proses lebih penting agar bisa mengeluarkan sesuatu yang bermutu,” pungkasnya.

Peresmian gedung baru Unifa ini turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel dan Makassar, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, hadir pula Founder  Bosowa Aksa Mahmud dan sejumlah civitas akademika di Sulsel dan sejumlah tokoh seperti Wakil Bupati Soppeng Supriansyah, Walikota Makassar Danny Pomanto, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal dan beberapa kandidat calon di pilkada mendatang. (***)