Unhas-Yokohama City University Jepang Kolaborasi

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Delegasi dari Yokohama City University (YCU) dan International Academics Consortium for Sustainable Cities (IACSC) mengunjungi Universitas Hasanuddin, Jum’at 26 Januari 018 pukul 10.00 WITA.

Rombongan terdiri dari Prof. Hidefumi Imura (ketua IACS), Prof. Akihiro Nakamura dan Prof. Rui Ota (YCU) serta Dr. Hara (sekjen IACS). Turut pula dalam rombongan Ms. Miyakawa dan Ms. Miyora (Staf sekretariat IACS).

Rombongan diterima Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Kerja Sama, Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.Ed, yang didampingi oleh Direktur Kerja Sama Internasional Unhas, Dr. M. Iqbal Djawad, M.Sc.

Pertemuan yang berlangsung di Lt. 6 Gedung Rektorat Unhas ini membahas beberapa agenda, antara lain kerjasama proyek penelitian tentang urban planning, green city dan climate change.

Selain itu, dibahas pula rencana pertukaran mahasiswa, Summer Course dan kerja sama pelaksanaan International Conference 9th for Sustainable Cities, dimana Unhas akan menjadi tuan rumah.

Konsorsium Akademik Internasional untuk Kota berkelanjutan (IACSC) merupakan inisiatif yang dimulai sejak tahun 2010, merupakan jaringan perguruan tinggi dan lembaga mitra yang peduli pada isu-isu pembangunan perkotaan berkelanjutan. Konsorsium ini telah melaksanakan simposium tahunan berskala internasional, berturut-turut:

2010 di Yokohama, Jepang
2011 di Penang, Malaysia
2012 di Bangkok, Thailand
2013 di Quezon City, Manila, Filipina
2014 di Ho Chi Minh, Vietnam
2015 di Yokohama, Jepang
2016 di Penang, Malaysia
2017 di Bangkok, Thailand.

Untuk tahun 2018, simposium tahunan IACSC direncanakan berlangsung di Universitas Hasanuddin, Makassar. Kedatangan Prof. Hidefumi Imura dan rombongan adalah dalam rangka membahas rencana pelaksanaan simposium ke-9 tersebut.

Direktur Kerja Internasional Unhas, Dr. Iqbal Djawad mengatakan bahwa program bersama Yokohama City University merupakan langkah penting untuk menempatkan reputasi internasional Unhas.

“Unhas dipercaya menjadi bagian dari International Academic Consortium for Sustainable Cities (IACSC) sebagai anggota inti (core member). Sementara anggota inti hanya berjumlah 12 entitas, yang terdiri perguruan tinggi, lembaga internasional, dan NGO global”, kata Djawad.

Salah satu manfaat dari kepesertaan pada konsorsium internasional adalah dosen-dosen Unhas berpeluang untuk terlibat dalam penelitian bersama dengan mitra-mitra internasional, berpotensi menghasilkan banyak artikel di jurnal bereputasi, meningkatkan sitasi. Dengan sendirinya hal ini akan mendorong reputasi akademik Unhas.

Dalam mengeksiskan dirinya sebagai World Class University, Unhas terus membuka jejaring internasional dalam bentuk kerja sama yang terimplementasi.

Trend Unhas sekarang ini adalah memastikan setiap kerja sama tidak berakhir pada tahapan penandatanganan MOU saja, namun diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata.(humas)