Direktur PNUP Lantik 26 Pejabat Baru Struktural dan Nonstruktural

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang, Dr Ir Hamzah Yusuf, M.S., mengambil sumpah 21 pegawai negeri sipil (PNS) dan melantik 26 pejabat struktural/nonstruktural yang baru lingkup Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) pada Senin, 12 Desember 2018.

Bertempat di gedung aula lantai 3 kampus I PNUP, acara tersebut dihadiri para pembantu direktur, senat, tenaga dosen, tenaga kependidikan, dan sejumlah undangan lainnya.

PNS atau dikenal juga dengan sebutan sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang diambil sumpahnya oleh Direktur PNUP terdiri atas 17 orang tenaga dosen dan 4 orang tenaga kependidikan formasi PNS PNUP 2015.

Mereka diangkat menjadi PNS setelah menjalani semua ketentuan yang diwajibkan seperti diklat prajabatan selama 3 bulan.

Sementara itu pejabat struktural/nonstruktural yang dilantik meliputi ketua program studi, kepala bagian, kepala unit, kepala pusat, sekretaris unit dan sekretaris pusat.

Pengambilan sumpah PNS dan pelantikan pejabat baru disaksikan rohaniawan yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.

Dalam pidato sambutan, Direktur PNUP mengucapkan selamat kepada para PNS yang telah diambil sumpahnya dan para pejabat struktural/nonstruktural yang baru dilantik.

Kepada para PNS baru, dirinya berharap agar semakin meningkatkan intensitas kerja dan integritas kepada institusi dibandingkan pada saat masih bersatus sebagai calon PNS.

Kepada pejabat baru yang dilantik disampaikan bahwa jabatan yang baru saja dipercayakan tersebut merupakan amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.

Integritas dan kualitas setiap pejabat merupakan modal utama untuk membangun PNUP sebagai jalur pendidikan formal pada jenjang pendidikan tinggi dengan jenis pendidikan vokasi.

Tugas dan tanggung jawab para pejabat struktural/nonstruktural ke depannya tidaklah mudah sebab masih banyak tantangan yang PNUP harus hadapi.

Sebagai perguruan tinggi negeri vokasi tentunya PNUP harus mampu menunjukkan kualitas yang dilandasi basis pengetahuan yang kokoh dan teruji mengingat kerasnya persaingan tingkat kompetisi antar perguruan tinggi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, segenap elemen yang ada dalam lingkup PNUP harus bersinergi satu sama lain, salin menopang, dan saling mendukung guna meningkatkan kualitas dan kuantitas di segala lini. (**)