Mentan Amran: Kemajuan Pangan dan Pertanian Mesti Dimulai dari Kampus

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Menteri Pertanian Dr Ir H Amran Sulaiman, M.Si menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan pangan.

Menurutnya kemajuan pangan dan pertanian mesti dimulai dari kampus.

“Yang mahal adalah ide awal, inovasi baru, dan adanya di kampus. Pangan ini bisa bangkit harus dari kampus,” kata Amran Sulaiman disela-sela seminar dalam rangka Dies Natalis RS Pendidikan Unhas yang ke-8 di di Aula RS Unhas Lantai 2, Kamis 15 Februari 2018.

Mentan Amran mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan berbagai perubahan kebijakan dan regulasi antara lain revisi Perpres 172 Tahun 2014 tentang pengadaan benih, pupuk, dan pestisida, deregulasi perizinan dan investasi pertanian, pengendalian impor dan mendorong ekspor, serta peningkatan anggaran untuk petani dari 35 persen total pagu anggaran kementerian pertanian di tahun 2014 menjadi 85 persen pada 2018 ini.

Amran Sulaiman juga menambahkan bahwa pemerintah telah melakukan ekspor pada sejumlah produk pangan, seperti jagung, telur, ayam, bawang merah, dan lainnya.

Hadir pula Rektor Unhas, Anggota MWA, para dekan, serta jajaran manajemen RS Unhas. Puluhan peserta tampak memenuhi ruangan acara.

Sementara Rektor Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menambahkan, bahwa Rumah Sakit Pendidikan Unhas adalah salah satu yang terbaik di Indonesia dengan memperoleh peringkat A.

Rumah sakit Unhas pun menjadi percontohan dalam pengelolaan rumah sakit pendidikan yang ada di tanah air.

Saat ini Unhas kata Prof Dwia sudah melakukan sinkronikasi pendidikan, pelayanan Kesehatan, dan pengembangan ilmu dengan melakukan inovasi produk pangan dan nutrisi gizi.

“Unhas jauh dari pusat, di Indonesia Timur, namun kami tetap berusaha melakukan inovasi dan kreasi, untuk melakukan sinkronisasi pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengembangan ilmu,” katanya.

 

Acara pembukaan seminar ini ditutup dengan penandatanganan Prasasti Inovasi Produk Pangan dan Nutrisi oleh Menteri Pertanian, yang didampingi Rektor Unhas, pejabat kampus, serta pimpinan rumah sakit Unhas. (**)