299 Mahasiswa UIM Ikuti Pembekalan KKN Profesi

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar (UIM) Dr Saripuddin Muddin secara resmi melepas 299 mahasiswa dari 7 fakultas yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ilmu Kesehatan, Teknik, MIPA, Pertanian, Agama Islam, dan Fisip, pada kegiatan pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P) tahun 2018 yang diadakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Makassar, Selasa 20 Maret 2018 di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.

Ketua LPPM UIM Musdalifah Mahmud, dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan KKN-P ini dilaksanakan selama 45 hari dan mahasiswa akan ber kkn di lapangan sesuai dengan kompetensi keilmuan.

“Kami berharap kepada seluruh mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, perlu kami sampaikan kepada anak-anakku bahwasanya KKN Profesi ini berbeda dengan KKN Reguler, KKN-P ini yang dibutuhkan adalah kompetensi keilmuan, sehingga mahasiswa dituntut untuk mengembangkan diri sesuai komptensi yang dimiliki,”tambahnya.

Tak hanya itu seluruh peserta akan mendapatkan materi KKN sebagai bagian dari proses kegiatan akademik oleh Wakil Rektor I Prof Arfin Hamid, pembinaan/penguatan nilai-nilai budaya Islami di lingkungan tempat kerja oleh Wakil Rektor III Dr Abd Rahim Mas P Sanjata, Arti dan tujuan KKN-P UIM oleh Wakil Rektor II Dr Saripuddin Muddin, Pentingnya akidah dan akhlak dalam pelaksanaan KKN-P oleh Wakil Rekor IV Dr Muammar Bakry, Eksistensi pelaksaanaan KKN-P oleh LPPM.

Rektor Universitas Islam Makassar dalam hal ini diwakili Wakil Rektor II Saripuddin Muddin, dalam sambutannya menitipkan kepada adik-adik mahasiswa untuk tetap menjaga nama baik almamater, baik di instansi pemerintah maupun swasta.

“Tak hanya itu mahasiswa diharapkan mampu bekerja secara teamwork, menguasai cara berpikir, mampu mengambil keputusan dan mengembangkan inovasi yang tepat sesuai bidang kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.

Selain itu setiap mahasiswa dituntut melakukan program kerja agar mampu bersinergi dan menyesuaikan iklim kegiatan sehari-hari, tak hanya itu semua aktivitas dalam ber kkn harus terukur dan terdokumentasi agar kedepan bisa dievaluasi.

“”Dalam ber kkn dituntut tidak hanya kompetensi, tetapi mahasiswa harus tampil di tengah masyarakat menampilkan UIM sebagai kampus Qur’ani,”tutupnya.(**)