42.5 % Wisudawan Unhas Memiliki Masa Studi Kurang Dari 4 tahun

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Universitas Hasanuddin kembali mewisuda mahasiswa Strata Satu (S1) sebanyak 1.140 orang dari 15 fakultas di lingkungan universitas, Selasa, 20 Maret 2018 di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani Unhas.

Prosesi wisuda tersebut berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Periode Ketiga Tahun 2017/2018 pada pukul 08.00- 12.00 WITA.

Acara ini dihadiri Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, Ketua MWA, Prof. Dr. H. Basri Hasanuddin, MA., Ketua Senat Akademik, Prof. Dr. H. Muhammad Tahir Kasnawi, SU., Ketua Dewan Profesor, Prof. Dr. Ir. Abrar Saleng, SH., MH., dan sejumlah anggota Senat dan Dewan Profesor, pimpinan fakultas dan lembaga yang ada di lingkungan Unhas.

Dalam pidatonya, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, masa studi mahasiswa Unhas saat ini sangat baik.

Sekitar 42.5 persen diantara para wisudawan memiliki masa studi kurang atau sama dengan 4 tahun, 39.6 persen memiliki masa studi antara 4 hingga 5 tahun, dan sekitar 17.9 persen di atas 5 tahun.

“IPK dan masa studi yang pendek ditambah prestasi ekstrakurikuler yang baik pula merupakan perpaduan proses pembelajaran yang optimum untuk membangun kapasitas diri mahasiswa di perguruan tinggi. Jika kapasitas ini disertai dengan sikap yang menjunjung tinggi kejujuran, kerja keras, dan sopan santun, maka kepada alumni seperti inilah kita dapat berharap akan menjadi calon-calon pemimpin masa depan bangsa,” ujar Profesor Dwia.

Rektor Unhas juga menyampaikan kabar gembira di hadapan ribuan wisudawan bahwa Unhas belum lama ini kembali meraih akreditasi A dari BAN PT dengan skor yang sangat membanggakan.

Selain itu, pada bulan Februari lalu, Unhas juga telah mendapatkan kunjungan Assesor AUN QA dalam rangka evaluasi keterpenuhan kriteria akreditasi AUN QA pada prodi S1 Ilmu Hukum, Kimia, dan Ilmu Kehutanan. Pada November 2018 nanti, Assesor AUN QA akan kembali melakukan assesmen lapangan untuk prodi S1 Kedokteran Gigi, Arsitektur, Manajemen, dan Agribisnis.

“Seperti waktu-waktu sebelumnya, kita berharap hasil assesmen lapangan akan membuahkan hasil yang baik. Dengan demikian, jika semuanya berjalan lancar, Unhas akan memilki minimal 14 program studi yang mendapatkan sertifikat pengakuan internasional pada akhir 2018,” ungkap Prof Dwia. (Humas)