Hardiknas, UMI Terima SK Izin Penyelenggaraan Studi Ilmu Komputer

Hardiknas, UMI Terima SK Pemberian Izin Penyelenggaraan Studi Ilmu Komputer.

Hardiknas, UMI Terima SK Pemberian Izin Penyelenggaraan Studi Ilmu Komputer.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi tuan rumah peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Wilayah Kopertis IX.

Hari ini, Rabu 2 Mei 2018 UMI juga menjadi penyelenggaran upacara bendera Hardiknas yang dihadiri ribuan orang utusan Perguruan Tinggi Swasta se-Sulawesi baik pimpinan PTS, dosen, karyawan dan mahasiswa dan civitas akademi UMI.

Bertindak sebagai pembina ucapara Koordinator Kopertis Wil IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin.

Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, MA mengatakan, UMI ditunjuka sebagai tuan rumah di peringatan Hardiknas 2018.

Disinggung makna hardiknas, Prof Masrurah menambahkan, hardiknas tentu bukan hanya agenda seremonial semata, namun peringatan hardiknas merupakan momentum dan sekaligus refleksi dari berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan dalam melaksanakan berbagai program demi memajukan pendidikan khususnya mutu pendidikan tinggi khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.

Tidak hanya itu, disela-sela upacara Hardiknas , UMI juga menerima SK pemberian izin penyelenggaraan Program Studi Ilmu Komputer.

Selain itu juga diselenggarakan, pelepasan mahasiswa KKN International UMI serta penerimaan mahasiswa International.

Prof Masrurah menambahkan, dengan penerimaan SK berarti menambah jumlah program studi yang dibina di UMI dan kepercayaan pemerintah terhadap UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

Sementara itu, Wakil Ketua I Panitia Pelaksana, Dr.Ir. H.A. Dirgahayu A. Lantara, MT., IPU., Asean.Eng., menuturkan, bahwa dalam peringatan Hardiknas yang dipusatkan di UMI, telah dilaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya lomba bulu tangkis, lomba bola volly, lomba tennis meja, lomba tarik tambang, gerak jalan santai antar dosen, karyawan dan lomba debat bahasa Inggris antar mahasiswa.

Sementara Ketua Kopertis Wilayah IX, Prof Jasruddin menambahkan, semua perguruan tinggi terutama untuk perguruan tinggi swasta masih perlu kerja keras meningkatkan kualitas nya demi menghasilkan alumni atau lulusan perguruan tinggi yang punya kreatifitas daya inovasi dan keberanian untuk berubah sesuai dengan kebutuhan pasar. (**)