UMI Gelar Nuzulul Quran dan Buka Bersama 1.000 Anak Yatim

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (RI), Prof Mahfud Md yang hadir membawakan tauziah di peringatan Nuzulul Quran UMI.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (RI), Prof Mahfud Md yang hadir membawakan tauziah di peringatan Nuzulul Quran UMI.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperingati Nuzulul Quran dirangkaikan buka puasa bersama 1.000 anak yatim, di Auditorium UMI, Senin 4 Juni 2018.

” Ini tradisi setiap tahunnya kita peringati, mari kita menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup. Mari kita intropeksi diri di 19 Ramadan terakhir. Apakah kita sudah jadikan Al Quran sebagai pegangan hidup dalam aktifitas sehari-hari,”ujar Rektor UMI, Prof Masrurah Mochtar.

Dikatakan, tahun ini peringatan Nuzulul Quran juga dirangkaikan milad ke 64 UMI serta dirangkaikan buka puasa bersama 1000 anak panti asuhan.

Sementara itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (RI), Prof Mahfud Md yang hadir membawakan tauziah menambahkan, kehidupan manusia terdapat dua jenis kualitas, yakni manusia dengan kualitas seperti air dan kualitas seperti buih.

” Dalam alquran mengibaratkan perjalanan manusia itu ibarat perjalanan air yang memilih jalurnya masing-masing. Hanya ada dua kualitas manusia, manusia yang berkualitas air yang selalu berguna bagi sekililingnya dan selalu menjaga diri,”ujarnya.

“Dan berkualiitas buih yang tidak ada gunanya. Jangan memilih seperti buih, manusia yang tidak ada pendiriannya dan tidak bisa menjaga diri, karena buih akan selalu mengikut kemana air berbelok,” terangnya.

Selain itu, Mahfud MD menyampaikan, perguruan tinggi tetap harus menjadi lokomotif perkembangan ilmu pengetahuan di masa akan datang.

“Ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa depan sangat memiliki peran penting, upaya untuk memahami dan menguasai salah satu spesifikasi ilmu pengetahuan, menjadi keharusan, apabila kita ingin tidak terisolasi dalam kehidupan ini,” tutup Prof Mahfud MD. (**)