Apple Tree Pre-School Gunakan Kurikulum Bertaraf Internasional

Owner Apple Tree Pre-School Kota Makassar, Golda Bustam.

Owner Apple Tree Pre-School Kota Makassar, Golda Bustam.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Apple Tree Pre-School, sekolah bertaraf internasional yang bediri sejak tahun 2000 di Jakarta juga telah hadir di Kota Makassar tepatnya di Jalan Monginsidi Lama dibawah naungan PT Jose Anak Kesatria.

Owner Apple Tree Pre-School Kota Makassar, Golda Titing, ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, aktivitas belajar mengajar Apple Tree di Jl Monginsisi Lama sebetulnya sudah berjalan selama tiga tahun terhitung sejak tahun 2016.

“Apple Tree sebenarnya franchise, sejak lima tahun yang lalu sudah ada di Jalan Boulevard. Nah kebetulan yang pemilik dahulu itu tidak melanjutkan, nah sekarang kita ambil alih (Jl. Monginsidi). Jadi, basicly sekolah ini itu adalah franchise dari Jakarta,” kata Golda, sapaannya, Kamis 16 Agustus 2018.

Golda menuturkan, Apple Tree Pre-School Indonesia memiliki 20 cabang di Indonesia, diantaranya yaitu Manado, Palu, Kupang, dll.

“Kalau untuk cabang sendiri di Indonesia itu ada sekitar 20-an, termasuk di Makassar juga, jadi bisa dibilang kita sudah punya banyak cabang,” tambahnya.

Golda menambahkan, Apple Tree memakai Kurikulum Singapura yang merupakan kurikulum terbaik se-Asean.

Dalam lingkungan sekolah para siswa dibiasakan untuk berbicara menggunakan bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin dan diberlakukan untuk semua level.

Adapun beberapa Level di Apple Tree School antara lain, Toddlers berlaku mulai usia 1,5-2 Tahun, Pre-Nursery mulai usia 2-3 Tahun, Nursery mulai usai 3-4 tahun, Kindergarten 1 mulai usia 4-5 tahun dan level Kindergarten 2 mulai usia 5-6 tahun.

Sementara jadwal sekolah yang diterapkan untuk masing-masing level juga berbeda-beda. Untuk Toddlers pertemuan dilakukan setiap 3x seminggu dan Pre-Nursery serta Nursery dijadwalkan pertemuan dari hari Senin-Jumat.

Hal yang sama juga berlaku untuk level Kindergarten 1 (K-1) dan Kindergarten 2 (K-2) dijadwalkan dari Senin-Jumat.

“Jadi disini anak-anak benar-benar dibiasakan bangun pagi dan disiplin untuk persiapan masuk ke SD. Jangan smapai anak-anak ini nantinya tidak terbiasa bangun pagi, jadi itu kita biasakan. Selain itu kita juga terus berupaya bagaimana anak-anak ini bisa suka dengan belajar,” ungkapnya.

Khusus di Kota Makassar lanjutnya, jumlah siswa di Apple Tree terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Saat ini jumlah siswa sudah mencapai 66 orang siswa dengan tenaga pengajar yang digunakan sebanyak 16 orang termasuk Kepala Sekolah.

“Saya dari awal fokusnya ke kepala sekolah. Kepala Sekolah kita ini memang memiliki kompetensi yang bagus, dan memang beliau lama di Australia. Dan guru-guru kita juga basicnya dari Apple Tree yang lama,” ungkapnya.

Peran Kepala Sekolah disini, kata Golda, tidak hanya menangani persoalan kelangsungan sekolah dan siswa namun juga berperan untuk memberikan pelatihan kepada para tenaga pengajar terkait sistem pengajaran yang efektif dan modern.

Sementara biaya operasional yang digunakan dalam pengelolaan sekolah tersebut bersumber dari diri pribadi, Golda bersama suami dan satu rekannya melalui PT Jose Anak Kesatria dan yayasan Apple Tree Pre-School di Jakarta. (**)