PMC Unhas Gelar Workshop Standarisasi dan Upgrading E-jurnal

Publication Management Center (PMC) Universitas Hasanuddin mengadakan workshop Standarisasi dan Upgrading E-jurnal Unhas di ruang GB Lt 2 gedung Pascasarjana, Kamis-Jumat 13-14 September 2018.(foto:humas)

Publication Management Center (PMC) Universitas Hasanuddin mengadakan workshop Standarisasi dan Upgrading E-jurnal Unhas di ruang GB Lt 2 gedung Pascasarjana, Kamis-Jumat 13-14 September 2018.(foto:humas)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Dalam rangka mendukung percepatan indeksasi e-jurnal di lingkungan Unhas, Publication Management Center (PMC) Universitas Hasanuddin mengadakan workshop Standarisasi dan Upgrading E-jurnal Unhas di ruang GB Lt 2 gedung Pascasarjana, Kamis-Jumat 13-14 September 2018.

Kegiatan yang diikuti sekitar 52 peserta pengelola e-jurnal se-Unhas ini menghadirkan asesor Akreditas Jurnal Nasional (Arjuna) Prof Dr Ir Kuswanto.

Workhosp tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Muhammad Restu, MP yang didampingi Direktur PMC Unhas Muhammad Arsyad, Ph.D

Menurut Muhammad Arsyad, PMC sedang berupaya meningkatkan akreditasi jurnal-jurnal elektronik yang ada di seluruh fakultas.

Dia mengatakan baru 8 jurnal dari 62 jurnal elektronik di Unhas yang memiliki akreditasi nasional atau SINTA (Science and Technology Index).

Sedangkan yang terindeks global sebanyak 12 e-jurnal. Diharapkan melalui workshop ini, jurnal elektronik Unhas yang terakreditasi nasional dan global akan bertambah.

“Saya sangat berharap dengan workshop ini jurnal yang belum terindeks nasional dan global bisa terupgrade, dari yang masih terindeks rendah naik nasional, dan yang terindeks nasional bisa terindeks global,“ ujar Arsyad.

Dia menargetkan pada tahun 2019, Unhas telah memiliki 20 jurnal elektronik yang terindeks global, dan 30 jurnal terindeks nasional.

“Kalau penulis artikel jurnal ilmiah terindeks Scopus kita banyak, totalnya sampai hari ini sudah 2015 artikel yang terindeks Scopus,” ungkap Arsyad.

Prof Muhammad Restu mengapresiasi pelaksaan workshop ini. Dia mengatakan, Unhas sangat mendukung peningkatan indeksisasi jurnal elektronik.

Karena itu, dia berharap kegiatan peningkatan kualitas jurnal online ini tidak berhenti pada workhsop, tetapi bisa terus berkelanjutan dengan melakukan berbagai hal yang bisa menunjang perkembangan jurnal elektronik yang ada di Unhas.

“Kita harus sering mengadakan workshop seperti ini tetapi tidak berhenti sampai di sini atau periode tertentu. Yang kita butuhkan adalah kontinuitas pada pengelolaan jurnal itu, kemudian ada proses komunikasi dengan pihak universitas untuk dijadikan bahan kebijakan peningkatan e-jurnal. Dan, kita berharap proses seperti ini bisa berlangsung terus-menerus,” kata Prof Restu saat membuka kegiatan.

Dalam workshop tersebut, Prof Kuswanto memaparkan tentang strategi aplikasi e-jurnal menuju indeksasi global, seperti Scopus, Asean Citation Index, Thomson Reuters.

Dia juga menjelaskan tentang arah pengembangan jurnal ilmiah yang bereputasi nasional.

Harapannya dengan pemaparan materi tersebut, para pengelola e-jurnal di Unhas yang hadir bisa lebih memahami dan mengembangkan indeksisasi jurnal yang dikelolanya.

Kegiatan ini akan berlanjut hingga Jumat besok dengan pemateri-pemateri lainnya, yaitu Muhammad Arsyad Ph.D (Direktur PMC dan Verificator SINTA Kemenristekdikti), Prof. Muhammad Saleh Ali (Editor in Chief jurnal IJAS), Muhammad Ruslan M.Kes., SpBM (K), Ph.D (Editor in Chief Jurnal Dentomaxilofacial), dan Ahsan Yunus, SH., MH (Editor in Chief jurnal HARLEV). (Humas)