Dosen Unibos Kembangkan Pangan Khas Bulukumba

Usaha Dumpi Ara yang berlokasi di Desa Ara- Lembanna, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba kini dikembangkan oleh Dosen Universitas Bosowa (Unibos).

Usaha Dumpi Ara yang berlokasi di Desa Ara- Lembanna, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba kini dikembangkan oleh Dosen Universitas Bosowa (Unibos).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com –  Usaha Dumpi Ara yang berlokasi di Desa Ara- Lembanna, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba kini dikembangkan oleh Dosen Universitas Bosowa (Unibos).

Program ini meliputi pelatihan, pembuatan
dan pemasaran Dumpi Ara sekaligus pengembangan usaha pangan tersebut.
Hal ini dilakukan di Kabupaten Bulukumba, Senin 24 September 2018.

Program Kemitraan Masyarakat di Desa Ara melibatkan para pembuat Dumpi
Ara (Penganan Khas Desa Ara), para penjual kue atau pedangang kuliner di Desa tersebut utamanya pedagang yang berjualan disekitar objek wisata Apparalang.

Program yang dilakukan oleh Tim Dosen Unibos, Fathimah Az Zahra Nasiruddin, S.Pd,M.Pd dan Dr Muhammad Nur,M.Pd.I memberikan pelatihan pembuatan dan pemasaran Usaha Dumpi Ara yaitu pemilihan bahan baku Dumpi agar tahan lama dan cara membuat baik dari segi bentuk dan ukuran agar tetap cita rasa dapat dipertahankan sebagai penganan khas Desa Ara.

Selain dari proses pembuatan juga proses pemasaran dengan memberikan Branding dan kemasan yang menarik dengan pasaran online maupun langsung di pasar tradisional.

Fathimah Az.Zahra Nasiruddin, S.Pd,M.Pd sapaan Ima ini menuturkan program ini memberikan dampak positif dalam memotivasi para pembuat kue dumpi dan pedangang kuliner tentang tata kelola dan manajemen
pemasaran yang efektif dan efisien.

” Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat desa, dapat membantu peningkatan ekonomi rakyat, dan pengemasan dengan Pemberian Label dan branding yang menarik”, kata Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unibos.

Setelah pelatihan pembuatan dan pemasaran Dumpi Ara dilakukan maka tahapan selanjutnya adalah memberikan pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat Ara yang akan dilaksanakan pada awal Oktober 2018.

Menurut Andi Nilawati sebagai Ketua Tim program PKM Usaha Dumpi Ara
ini memberikan manfaat dalam memperkenalkan Dumpi Ara lebih luas hingga ke luar kota, bukan hanya menjadi terkenal di Desa Ara.

Dumpi Ara merupakan pangan yang terbuat dari beras yang ditumbuk dan dihaluskan dengan campuran gula merah yang kemudian digoreng dengan teknik tertentu dengan warna alami gula merah sehingga menghasilkan
cita rasa yang manis, legit, dan tentunya mengenyangkan. (**)