Resmi Dilaunching Wapres Jusuf Kalla, UIM Akan Bangun Gedung Perkuliahan 20 Lantai

Wakil Presiden Republik Indonesia M Jusuf Kalla resmi melaunching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu 22 Desember 2018 di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.

Wakil Presiden Republik Indonesia M Jusuf Kalla resmi melaunching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu 22 Desember 2018 di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  – Wakil Presiden Republik Indonesia M Jusuf Kalla resmi melaunching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu 22 Desember 2018 di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.

Kedatangan Wapres Jusuf Kalla di UIM melaunching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar yang berupa gedung Rektorat 6 lantai, gedung Perpustakaan 4 lantai, ruang serba guna yang memuat 4.000 orang, masjid yang memuat 2.000 berjamaah, student centre, fasilitas olahraga, dan menara UIM yang berlantai 20.

Demikian dalam sambutannya Rektor UIM Dr Majdah Agus Arifin Nu’mang. Ketua Muslimat NU Sulsel ini menjelaskan bahwasanya untuk tahap pertama akan dibangun gedung rektorat dan perpustakaan, kemudian dilanjutkan tahap kedua menara UIM, student center, fasilitas olahraga.

“Kami mohon petunjuk dari bapak Wakil Presiden RI dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk membawa UIM lebih maju, baik dari sisi akademik dan infrastruktur,” tutupnya.

Sementara Ketua Umum Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar Prof Iskandar Idy, dalam sambutannya berterima kasih kepada Wakil Presiden RI M Jusuf Kalla dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Mohammad Nasir yang telah hadir dan tentunya memberikan dukungan kepada UIM.

“Tentunya kedepan kami selalu berharap bimbingan dari Wakil Presiden RI Bapak M Jusuf Kalla yang juga sebagai Ketua Dewan Penyantun Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar untuk selalu membimbing kami, khususnya dalam pembangunan infrastruktur UIM,”tambahnya.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Mohammad Nasir mengungkapkan, tugas pertamanya adalah bagaimana selalu mendorong perguruan tinggi yang bermutu dan menghasilkan lulusan yang punya daya saing dan kompetitif.

” olehnya itu kami telah menghilangkan dikotomi perguruan tinggi Negeri dan swasta,”katanya.

Kedepannya perguruan tinggi yang memiliki kualitas pasti akan diminati masyarakat, begitupun sebaliknya yang tidak bermutu maka akan ditinggalkan masyarakat, olehnya UIM harus terus berbenah untuk meningkat mutu sehingga menghasilkan alumni yang kompetitif. Pinta Ketua PP LPTNU ini.

DAalam arahannya, Wakil Presiden RI M Jusuf Kalla di hadapan Sivitas akademika UIM, Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulsel mengungkapkan, Ilmu itu makin cepat majunya yang menyebabkan adalah kemajuan teknologi, olehnya itu untuk memajukan Bangsa tiada lain adalah memajukan ilmu dan teknologi.

“Umat Islam dewasa ini masih selalu membanggakan sejarah perkembangan Islam masa lalu, padahal untuk memajukan bangsa ini tidak harus melihat itu, melainkan memajukan Ilmu dan Teknologi,”kata JK.

Untuk memajukan sebuah Bangsa, setidaknya harus melakukan tiga hal adalah memajukan ilmu dan teknologi, berkembangnya wirausaha, dan birokrasi yang baik dan efesien.

” Alhamdulillah UIM setidaknya sudah mengarah dari ketiga hal di atas,”ujarnya lagi.

Olehnya itu semua harus mendukung apa yang telah dilakukan oleh UIM ini, pembangunan infrastruktur UIM yang akan dimulai hari ini, semua harus mendukung agar UIM bisa lebih baik.

” Tentunya kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas apa yang dilakukan kepada UIM, tentunya menjadi amal jariyah bagi kita semua,”tutupnya.

Tampak hadir Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua LLDikti Prof Jasruddin, Ketua Dewan Pembina YPT Al-Gazali Makassar yang juga Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, Ketua PWNU Hamzah Harun Al Rasyid. (**)