Dihadapan Legislator Daerah, Rekor UIM Bahas Etika Pemerintahan

Dihadapan Legislator Daerah, Rekor UIM Bahas Etika Pemerintahan.

Dihadapan Legislator Daerah, Rekor UIM Bahas Etika Pemerintahan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Islam Makassar kerjasama Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan DPRD) Kabupaten Sidrap, Luwu dan Luwu Timur mengadakan Bimbingan Teknis bagi anggota DPRD Kabupaten yang bertema “Kampanye yang Prosedural dan Bermartabat sebagai salah satu Upaya mewujudkan Pemilu yang Berintegritas”, Rabu 26 Desember 2018 di Hotel D’ Maleo Makassar.

Rektor UIM, Majdah Agus Arifin Nu’mang dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan keenam dari kerja sama UIM untuk mengadakan bimtek anggota DPRD.

Tak hanya itu, Majdah juga didaulat membawakan materi Etika Politik Pemerintahan dan Kepemimpinan. Menurutnya, kondisi bangsa dewasa ini, bukan dikarenakan kurangnya orang cerdas, tetapi kondisi hari ini, ketidakmampuan kita mengamalkan apa yang kita ketahui.

Olehnya itu diharapkan para legislator dalam mengembang amanah rakyat untuk senantiasa menjaga etika sosial budaya, politik dan pemerintahan, ekonomi dan bisnis, penegakan hukum yang berkeadilan, keilmuan dan lingkungan.

Kemudian jika kita kaitkan dengan budaya Bugis Makassar, kita bisa jumpai enam konsep nilai utama yaitu sirik yakni memiliki rasa malu untuk berbuat hal negatif, kejujuran (alempureng), kecendikiaan (amaccang), kepatutan (asitinajang), keteguhan (agettengeng), dan usaha (reso) serta sirik (harga diri).

Tentunya nilai utama budaya Bugis Makassar harus diinternalisasi kedalam cara pandang, cara berpikir dan sikap hidup selama menjalankan tugas sebagai anggota dewan. Tutupnya.

Tampak hadir Ketua LPPM Musdalifah Mahmud, Sekretaris LPPM Arwansjah, dan segenap anggota DPRD Sidrap, Luwu, dan Luwu Timur. (**)