Rektor UMI Lantik Majelis Taklim Ukhuwah UMI

Pelantikan dan rapat kerja pengurus majelis Taklim Ukhuwah Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, masa amanah 2019-2022 oleh Rektor UMI berlangsung di Auditorium Al-Jibra Senin 20 Mei 2019.

Pelantikan dan rapat kerja pengurus majelis Taklim Ukhuwah Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, masa amanah 2019-2022 oleh Rektor UMI berlangsung di Auditorium Al-Jibra Senin 20 Mei 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pelantikan dan rapat kerja pengurus majelis Taklim Ukhuwah Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, masa amanah 2019-2022 oleh Rektor UMI berlangsung di Auditorium Al-Jibra Senin 20 Mei 2019.

Rektor UMI Makasssr, Prof Dr Basri Modding SE, M.Si dalam arahannya meminta agar pengurus MT Ukhuwah UMI menjadi wadah yang berorentasi pada pembinaan dan pembentukan karakter.

“Majelis taklim harus jadi media silaturahmi. Atau penggerak membantu pembentukan karakter di UMI,” pesan Prof Basri Modding saat mengukuhkan pengurus PT Ukhuwah UMI.

Menurut mantan Direktur PPs UMI itu, wadah silaturahmi terus dikembangkan oleh MT Ukhuwah UMI. Selain itu, setiap bulan pertemuan dan rapat pengajian-pengajian antara civitas akademika setelah itu baru eksternal.

“Sehingga harapan kita majelis taklim ke depan bisa membuktikan pembinaan karakter. Bahkan setiap bulan dilakukan pengajian melibatkan semua civitas akademuka UMI. Inilah wujud pembinaa karakter,” demikian saran Prof. Basri Modding.

Dalam kepengurusan majelis taklim Ukhuwah UMI memiliki lima divisi. Pertama, bidang pendidikan dan pelatihan. Kedua, bidang dakwah dan pengembangan karakter. Ketiga, bidang sosial kemasyarakatan. Keempat, bidang usaha dan kesejahteraan. Dan kelima,  bidang kesehatan.

Ketua Majalis Ta’lim Ukhuwah UMI Makassar, Dr. Amirah Kallabe SE. MM yang baru saja dilantik bersama pengurus menuturkan, pasca pelantikan mengaku akan melakukan terbaik untuk MT Ukhuwa ke depan.

“Kami saling merangkul bersama sehingga apa yang diinginkan tercapai,” tuturnya.

Kepengurusanya lanjut dia, mengacu pada taqline “SAMART”. Dimana berorentasi pada sosial dan keagaam pada program terukut dari tingkat keberhasilan dan dapat tercapai.

“Apa menjadi program kami, bukan hanya angan-angan. Tapi akan kerja nyata,” katanya.

Setelah pelantikan, dilanjutkan Rapat Kerja (Raker) MT Ukhuwah UMI. Ini akan menjadi kegiatan rutin ke depan. (***)