PEMBASIINDO Aplikasi untuk Tunarungu Buatan Mahasiswa UMI

Mahasiswa Fakultas Sastra telah membuat kegiatan pengabdian dengan pembelajaran bahasa isyarat dengan inovasi berupa aplikasi tepat guna yang diberi nama PEMBASIINDO (Pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia).

Mahasiswa Fakultas Sastra telah membuat kegiatan pengabdian dengan pembelajaran bahasa isyarat dengan inovasi berupa aplikasi tepat guna yang diberi nama PEMBASIINDO (Pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia).

MAKASSAR  DJOURNALIST.com – Satu lagi yang membanggakan dari Mahasiswa UMI yakni dari Fakultas Ilmu Komputer yang bekerja sama dengan Mahasiswa Fakultas Sastra telah membuat kegiatan pengabdian dengan pembelajaran bahasa isyarat dengan inovasi berupa aplikasi tepat guna yang diberi nama PEMBASIINDO (Pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia).

Aplikasi ini diinisialisasikan oleh tim PKM-M sebagai pelaksanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa Skim Pengabdian yang telah lolos didanai kemenristekdikti.

Adapun nama-nama dari tim ini, diantaranya Ketua Andi Achmad Zulfadly Umar, dan anggota Satma, Rifqatul Mukarramah, Reski Dewa Agung, dan Nur Hikmah Amir yang dibimbing oleh Dr. Dolly Indra S.Kom., M.M.SI.

Menurut Dr. Dolly selaku pembimbing PEMBASIINDO akan diterapkan di SLBN 2 Makaesaar ini sebagai solusi bagi para pengajar atau guru dan siswa penyandang tunarungu Dalam pembelajaran berkomunikasi di kelas dan mereka menggunakan bahasa yang kurang dipahami oleh masyarakat luar(normal).

Lebih lanjut ia memaparkan, Inovasi Aplikasi pembelajaran bahasa isyarat ini menggunakan bisindo yang didalamnya memiliki beberapa konten yang dapat mengoptimalkan para guru dan penyandang tunarungu di SLBN 2 dalam berkomunikasi kesesamanya maupun dengan masyarakat luar dengan menggunakan bahasa isyarat umum salah satunya yaitu bisindo.

Dalam aplikasi ini terdapat konten berupa animasi yang dikombinasikan dengan gambar yaitu alphabet, angka, kata kerja, kata benda, kata sifat, dan beberapa konten pendukung lainnya, jelasnya.

Kegiatan Pengabdian PKM-M yang sudah dilakukan yaitu tahapan survei dan observasi, wawancara kemitra, sosialisasi dan pengenalan pembelajaran bahasa isyarat dengan berbasis android.

Kegiatan mahasiswa pada PKM-M di SLB N 2 makasaar diterima dan direspon dengan baik oleh Kepala Sekolah UPT bapak Dr.H.Ahmad,.MM.

“Semoga kegiatan pengabdian ini terus berkelanjutan dan membuat anak anak SLB memiliki kepercayaan diri pada dirinya,” tuturnya. (rls)