MoU dengan UIT, Asosiasi Advocat Indonesia Bakal Siapkan Tenaga Pengajar

Universitas Indonesia Timur (UIT) dan Asosiasi Advocat Indonesia (AAI) melakukan penandatangan Momerendum Of Understanding (MoU) dalam bidang pendidikan profesi hukum. MoU tersebut dilakukan di Hotel Claro, Jumat sore, 16 Agustus 2019.

Universitas Indonesia Timur (UIT) dan Asosiasi Advocat Indonesia (AAI) melakukan penandatangan Momerendum Of Understanding (MoU) dalam bidang pendidikan profesi hukum. MoU tersebut dilakukan di Hotel Claro, Jumat sore, 16 Agustus 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Universitas Indonesia Timur (UIT) dan Asosiasi Advocat Indonesia (AAI) melakukan penandatangan Momerendum Of Understanding (MoU) dalam bidang pendidikan profesi hukum. MoU tersebut dilakukan di Hotel Claro, Jumat sore, 16 Agustus 2019.

Hadir dalam MoU tersebut Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Muhammad Ismak, Ketua AAI Makassar, Asman Usman, Rektor UIT Makassar, Andi Maryam, dan sejumlah dekan serta rektor UIT Makassar.

Ketua Umum AAI, Muhammad Ismak memgatakan kerjasama di bidang pendidikan hukum dengan UIT sangat diapresiasi. Agar profesi Advocat di Sulawesi Selatan semakin banyak. Yang nantinya akan melahirkan generasi baru di AAI.

“Tentu kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh UIT. Dan kami berharap akan ada kampus-kampus lainnya seperti ini,”ujar Ismak.

Olehnya itu, lanjut Ismak, pihaknya pun akan menyiapkan tenaga pengajar yang akan ditugaskan di UIT. Bila UIT membutuhkan tenaga tersebut.

Sedangkan Rektor UIT, Andi Maryam mengungkapkan, kerjasama ini sebagai bentuk program kerja dari pihak UIT pasca manajemen baru. Setelah universitas tersebut terancam ditutup.

“Apa yang kami lakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada UIT. Sebab dulu kami punya siswa sebanyak 26 ribu sekarang sisa 10 ribu,”katanya

Maryam menambahkan, saat ini fakultas hukum UIT sudah mendapat kepercayaan dengan nilai akreditasi B. Dari II fakultas yang ada di kampus tersebut.(***)