SMPN 1 Makassar Gaungkan Gerakan Literasi Sekolah Lewat Pojok Baca

SMP Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan secara masif memperkenalkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) kepada para siswa lewat kehadiran Pojok Baca.

SMP Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan secara masif memperkenalkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) kepada para siswa lewat kehadiran Pojok Baca.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – SMP Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan secara masif memperkenalkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) kepada para siswa.

Hal ini dibuktikan dengan penyediaan Pojok Baca pada ruang kelas bagi para siswa.

Pj. Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb sangat mengapresiasi hal ini. Ia berharap pojok baca menjadi siswa memiliki gairah membaca demi meningkatkan wawasan positif.

“Budaya membaca penting demi mendorong kualitas SDM sejak dini, memang sekarang sudah era digital tetapi budaya membaca buku harus tetap ada untuk melengkapi literasi dan wawasan kita. Saya senang karena SMP 1 Makassar sudah terapkan ini,” Katanya, Rabu 11Maret 2020.

Dia menilai, Pojok Baca menjadi alternatif jitu untuk tetap menancapkan budaya baca kalangan pelajar sejak dini dan diharapkan sekolah lain seluruh level bisa terapkan program dari GLS tersebut.

Sebagai informasi, GLS sendiri adalah sebuah program nasional yang berorientasi pada penguatan struktur pendidikan Tanah Air melalui beragam upaya inovatif. Diantaranya membangun budaya membaca agar memperkaya khasanah intelektual pelajar dalam rangka mengembangkan wawasan berpikir dari beragam literatur yang dijadikan referensi positif.

Untuk di Sulawesi Selatan, kampanye GLS sudah dimulai sejak 2016 silam dengan tahap awal menyasar sekolah level SMA, dan pada 2020 ini juga sudah mulai dimanifestasikan pada level menengah pertama oleh SMP Negeri 1 Makassar melalui penyediaan Pojok Baca.

Kepala Sekolah, SMPN 1 Makassar Suaib Ramli, S.Pd M.Pd sangat mengapresiasi kehadiran pojok baca.

” Tujuannya agar anak-anak minat bacanya tersalurkan walaupun tidak sempat ke perpustakaan, mereka belajar mengelola perpustakaan dengan skala kecil. Sudut baca yang bisa dikategorikan perpustakaan mini,”ujarnya.

Sekedar diketahui, Pojok Baca yang diciptakan SMP Negeri 1 Makassar tersebut juga melibatkan partisipasi pelajar untuk membawa buku bacaan beragam tema positif untuk kemudian dikumpulkan pada Pojok Baca lalu juga bertukar buku dengan pelajar lain.

Pojok Baca di SMP Negeri 1 Makassar juga telah mendapat apresiasi positif pihak Dinas Perpustakaan dan Kersipan Sulawesi Selatan, lebih spesifik tim Perpustakaan Wilayah.(***)