Ratusan Mahasiswa Makassar Belajar Strategi Tangkal Hoaks Ala Tempo

Ratusan Mahasiswa Makassar Belajar Strategi Tangkal Hoaks Ala Tempo

Ratusan Mahasiswa Makassar Belajar Strategi Tangkal Hoaks Ala Tempo.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Sekitar 350 mahasiswa Makassar akan mendapatkan strategi menangkal hoax dalam Tempo Goes To Campus 2018. Mereka akan belajar dan berdiskusi untuk merumuskan strategi melawan berita palsu yang diadakan Tempo Institute, sebuah lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Tempo Media Group di Ballroom Universitas Fajar, di Makassar, Rabu esok, 23 Mei 2018.

“Ini akan menjadi kuliah umum di kampus kami,” kata Koordinator Tempo Goes To Campus Makassar, Andi Fariz Al Farizi, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu-ilmu Sosial Universitas Fajar pada Selasa, 22 Mei 2018.

Ia menuturkan, meski menjadi kuliah umum di Universitas Fajar, acara Tempo Goes To Campus ini terbuka untuk mahasiswa dari kampus lain.

Direktur Tempo Institute Mardiyah Chamim menuturkan, Tempo Goes To Campus diadakan agar mahasiswa terlatih menulis kreatif berdasarkan fakta dan cerdas bermedia sosial. “Bagaimanapun, revolusi digital memiliki wajah baik dan buruk. Tak sedikit informasi palsu maupun ujaran kebencian menyebar di berbagai platform media sosial,” kata dia.

Ia meyebutkan, dari laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada tahun lalu, ada sekitar 800 ribu situs penyebar berita palsu dan ujaran kebencian.Tapi, kata Mardiyah, revolusi digital juga memiliki peluang. “Revolusi digital juga bisa menjadi kesempatan lantaran mendorong masyarakat yang terbuka, egaliter, dan membuka peluang inovasi.” Peluang inilah, kata Mardiyah, bisa menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk menggunakan dan memanfaatkan internet dengan sehat, cerdas, dan bijaksana.

Mardiyah menjelaskan, Tempo Goes to Campus yang menggunakan tagar #LawanKabarKibul ini juga dirancang agar mahasiswa memahami kerja-kerja jurnalistik yang berkualitas dan bersama-sama melawan kabar kibul. “Masyarakat dituntut untuk cerdas bermedia sosial, termasuk bagaimana menyaring berita sesuai fakta,” ujarnya.

Koordinator panitia Tempo Goes To Campus 2018, Sherlina Eoudia Marpaung menuturkan, mahasiswa akan mendapatkan tiga hal yakni cara jurnalis menangkal hoax, internet sehat, dan belajar menggunakan aplikasi cek fakta. Ia menambahkan, acara TGTC di Makassar ini merupakan kota terakhir dari total sebelas yang didatangi Tempo Institute.

Sebelumnya, Tempo Goes To Campus sudah digelar di Cilegon, Palu, Manado, Halmahera, Ambon, Bandung, Pontianak, Pidie, Batam, dan Cimahi. “Setalah roadshow sebelas kota ini Tempo Institute akan mementori anak-anak muda terpilih di setiap kota untuk mewujudkan ide untuk melawan kabar kibul. Jadi, Tempo Goes To Campus tidak berakhir begitu saja” ujarnya.

Menurut Sherlina, Tempo Goes To Campus di Makassar ini akan berlangsung menarik lataran ada mural bertema Generasi Anti Hoax yang dibikin keroyokan oleh panitia dari Fakultas Ekonomi dan Ilmu-ilmu Sosial Universitas Fajar. “Mural itu akan menjadi photo booth mahasiswa selama mengikuti Tempo Goes To Campus,” ucapnya.

Selain itu, kata Sherlina, para mahasiswa ini juga akan mendapatkan sharing session dari Sudirman Jusman, Program Manager 1000startupdigital.id Makassar. “Sudirman akan menceritakan bagaimana memanfaatkan internet secara sehat,” katanya.

Di luar sharing session ini, untuk acara Tempo Goes to Campus pamungkas ini, semua pemateri perempuan demi menunjukkan kesetaraan gender. Mereka adalah Istiqomatul Hayati, Redaktur Indonesiana; Pristiqa Ayun Wirastami dari Yukepo.com, dan Rizky Amelia dari Siberkreasi “jelas Sherlina.(**)