UMI Penerima Bantuan Pengembangan Inkubator BT 2018 se- Indonesia

Penandatanganan MoU Kerjasama Swakelola Program Pengembangan Kelembagaan Inkubator Bisnis Teknologi dengan Dirjen Kelembagaan Ipteks dan PT, di Hotel Novotel Surabaya.

Penandatanganan MoU Kerjasama Swakelola Program Pengembangan Kelembagaan Inkubator Bisnis Teknologi dengan Dirjen Kelembagaan Ipteks dan PT, di Hotel Novotel Surabaya.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com –
Pusat Inkubator Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI) dinyatakan lolos dari 12 Inkubator Bisnis se- Indonesia.

Terkait hal tersebut, UMI memenuhi panggilan mengikuti Kick Off Meeting Program Pengembangan Kelembagaan Inkubator Bisnis Teknologi dan Penandatanganan MoU Kerjasama Swakelola Program Pengembangan Kelembagaan Inkubator Bisnis Teknologi dengan Dirjen Kelembagaan Ipteks dan PT, di Hotel Novotel Surabaya.

Demikian dikatakan, Rektor UMI Prof Dr. Hj Masrurah Mokhtar MA di sela-sela acara pembukaan pelatihan yang dirangkaikan dengan MoU di Hotel Novotel Surabaya 23 Mei 2018.

Ketua Umum BKS PTIS Se Indonesia ini mengatakan, kepercayaan ini tentu menjadi motivasi pengelola inkubator Bisnis UMI lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas program dalam pembinaan kepada calon pengusaha pemula produktif khususnya bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pelatihan konsep inkubator bisnis teknologi bagi pengelola yang berlangsung 23-26 Mei 2018 ini diikuti Ketua Pusat Inkubator Bisnis UMI, Dr. Zainuddin Rahman MSi dan staf.

” Tentunya pengelola inkubator Bisnis UMI ini betul-betul memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan ilmu dan skill, bagaimana mendesain model dan rencana pengelolaan inkubator yang profesional sekaligus menjalin kemitraan dengan mereka yang telah sukses terlebih dahulu,”kata Zainuddin Rahman.

Sementara itu, Direktur Kawasan Sains Teknologi Lembaga Penunjang Lainnya, Lukito Hasta menambahkan, program Kick ini adalah kegiatan tahunan.

Dimana tahun 2018 ada 70 proposal dan 71 lembaga dan 27 yang terseleksi dari 27 proposal telah hadir 50 undangan 9 PTN BH, 5 inkubator baru dan 11 non PT BH seluruhnya ada 20 inkubato

Lukio berharap, dengan kegiatan ini peserta mampu mengelola sdp sesuai juknis dan menunjang sdp di masing2 lokasi.

Selain itu diharapkan penerima bantuan khususnya lima lembaga yang khusus mendapat fasilitas, diharapkan satu tahun ke depan mampu menunjukkan prestasi dalam pengelolaan inkubasi yang lebih profesional dan melakukan pembinaan terhadap tenant binaan inkubator.

Sementara Dirjen Kelembagaan Ipteks, Patdono Suwitnyo sebelum membuka acara mengatakan bahwa kebijakan pemerintah nawacita, pengembangan ekonomi tidak hanya terpusat di Jakarta, Jawa dan sekitarnya tetapi juga menyentuh daerah lainnya.

Tujuan besar penggabungan ristek dikti dan perguruan tinggi, adalah hasil riset dapat diintegrasikan dengan perguruan tinggi dengan inovasi, terlebih tenaga peneliti di perguruan tinggi lebih banyak dari ristek dikti dengan menghasilkan paten dan prototype karena itu dengan integrasi dan inovasi dari penggabungan maka penelitian dari rtl 6 dapat mencapai rtl 9.

Diketahui, ntuk bantuan tahun 2018 UMI menerima bantuan sebesar Rp.200.000.000 bersama inkubator Skystar Venture, Asosiasi Klaster Indonesia, Univ Syiah Kuala, PGRI Semarang, Unismuh Sumatera Utara, Univ Sriwijaya, Politeknik Negeri Kupang, STMIK Primakara Bali, Malep Techno.Park, Univ.Airlangga dan Pusinov LIPI. (**)